Rabu, 09 Maret 2016

wisata di pasuruan

1. Pantai Lekok


Pantai Lekok, selain menikmati pemandangan pantai dan laut yang eksotis, anda juga bisa melihat banyak pertunjukan rakyat. Antara lain ski di atas lumpur atau celot alias ski lot. Olahraga ini adalah budaya tradisional masyarakat nelayan Pantai Lekok. Biasanya ski lot digelar setiap tahun pada hari Lebaran Ketupat.
2. Pantai Penunggul


Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menyiapkan hutan bakau di Desa Penunggul, Kecamatan Nguling menjadi destinasi wisata laut di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Probolinggo.
“Wisata baru ini targetnya akan dimulai pada tahun depan untuk menunjang program pemkab bahwa tahun 2018 akan menjadi tahun wisata.

3. Pemandian Alam Banyu Biru

Pemandian Alam Banyu Biru Pasuruan

Pemandian Alam Banyu Biru  adalah tempat anda melepas lelah sambil berenang. Pemandangannya masih alami. Banyak pohon dan tetumbuhan rindang. Di kolam ada juga ikan sengkaring, yang dikeramatkan. Ga ada warga yang menyentuhnya. Panjang ikan sengkaring bisa mencapai satu meter. Pemandian Alam Banyu Biru sudah dikenal sejak jaman Belanda.  Buktingnya ada foto kuno tahun 1900-an koleksi KILTV dan Tropen Museum Belanda.  Turis Eropa juga masih suka kesini. Dulu tempat ini konon bernama Telaga Wilis, dan masih banyak monyetnya. Sekarang monyetnya musnah, berganti monyet yang buang sampah sembarangan, 

4. Candi Jawi

Candi Jawi Pasuruan Jatim

Candi Jawi adalah candi yang dibangun zaman Kertanegara, Raja terakhir Singasari, sekitar abad ke-13. Letaknya di desa Candi Wates, Tretes, Pandaan, Prigen, hanya 40 menit dari Surabaya. ArsitekturCandi Jawi perpaduan Hindu dan Budha. Bagian puncaknya berupa stupa. Candi Jawi dibangun dari batu andesit. Tinggi Bangunan Candi 24,50 meter, panjang 14,20 meter dan lebar 9,50 meter.
5. Candi Gunung Gangsir
Candi Gunung Gangsir sering disebut Candi Kebon Candi karena terletak di Dukuh Kebon Candi, Desa Gunung Gangsir, Beji, Pasuruan. Kata ‘gangsir’ berarti menggali lubang di bawah permukaan tanah. Konon dulu ada orang yang berusaha ‘menggangsir’ gunung ini untuk mencuri benda-benda berharga di dalam bangunan candi ini.
6. Danau Ranu Grati


Ranu Grati atau Danau Grati adalah danau yang luasnya 107 hektar dengan latar belakang pegunungan Tengger. Lokasinya sekitar 30 menit dari kota Pasuruan, atau 5 menit dari pertigaan Sumurwaru Grati. Anda bisa menikmati panorama indah alam sekitar, juga bisa naik perahu, mancing, bersepeda air. Cocok untuk keluarga dengan anak-anak yang usil, atau sekelompok remaja gaul yang galau, tapi kakek nenek juga cocok, termasuk pemuda jomblo yang sibuk mencari cinta. Apalagi buat pasangan muda yang sedang berbulan madu.

7. Kawasan Tretes

Pemandangan Kawasan Tretes Prigen Pasuruan Jawa Timur

Kawasan Tretes Prigen yang terletak di kaki gunung Welirang dan gunung Arjuna dengan kondisi alamnya yang berhawa dingin dan sejuk ini merupakan salah satu objek wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan, dengan keindahan alamnya yang berlatar belakang pegunungan. Kawasan ini letaknya sangat strategis dengan jarak tempuh sekitar 1 jam dari kota Pasuruan, juga dapat di tempuh dari Surabaya sekitar 45 menit.

8. Taman Safari Prigen 


Taman Safari Prigen atau Taman Safari Indonesia II adalah salah satu obyek wisata di Pasuruan yang menarik untuk dikunjungi. Tempat wisata ini berlokasi di TN. Gunung Arjuna, Kec. Prigen, Kab. Pasuruan. Suasananya yang berhawa sejuk karena berada pada ketinggian sekitar 800 meter dpl, pastinya akan membuat wisatawan merasa nyaman selama berwisata. Hewan mamalia yang berada di Taman Safari ini diantaranya singa, harimau, gajah, banteng, zebra, beruang, orangutan, lumba¬lumba, dan sebagainya. 

9. Kebun Raya Purwodadi 


wisatawan juga dapat berwisata alam ke Kebun Raya Purwodadi. Selain sebagai tempat wisata, perkebunan dengan luas sekitar 85 hektar ini juga difungsikan sebagai areal observasi yang dilakukan oleh LIPI untuk kepentingan pertanian di Indonesia. Obyek wisata di Pasuruan ini pada awalnya didirikan oleh bangsa Belanda yaitu Dr. Lourens Gerhard Marinus Baas Becking dengan diprakarsai oleh Dr. Dirk Fon van Slooten pada tanggal 30 Januari 1941. Aneka koleksi tanaman yang tumbuh di dalam Kebun Raya Purwodadi mencapai 10.000 jenis tumbuhan diantaranya adalah 157 jenis polongpolongan, 319 jenis anggrek, 30 jenis bambu, 60 jenis tanaman paku, 1.896 palem (arecaceae), dan sebagainya. 

10. Perkebunan Apel Khrisna 


Kabupaten Pasuruan juga mempunyai agrowisata yang menarik untuk dikunjungi. Agrowisata tersebut adalah Perkebunan Apel Khrisna yang berada di Desa Andono Sari, Kec. Tutur, Kab. Pasuruan. Jika wisatawan berangkat dari Kota Pasuruan, akan menempuh jarak kurang lebih 40 km. Setelah membayar tiket masuk, wisatawan dapat menjelajahi kebun apel seluas 1100 hektar.
11. Bhakti Alam 


Obyek wisata di Pasuruan ini merupakan wahana wisata buah yang berdiri di atas lahan seluas 60 hektar. Terdapat sekitar 15 jenis buah¬buahan yang tumbuh dengan subur di sini. Aneka buah tersebut diantaranya adalah durian, mangga, klengkeng, naga, jeruk, semangka, melon, dan sebagainya. Namun, setiap pengunjung tidak boleh memetik langsung buah¬buahan tersebut. 

12. Condido Agro Herbal 


Bagi wisatawan yang menyukai keindahan dari tanaman bunga, di Kabupaten Pasuruan Anda dapat berkunjung ke Condido Agro Herbal. Obyek wisata di Pasuruan ini berdiri pada tahun 1997, dan terletak di Desa Tutur, Kec. Tutur. Wilayah ini juga dikenal dengan nama Nongkojajar. Salah satu produk andalan di Condido Agro Herbal adalah bunga krisnan. Selain itu, juga terdapat aneka tanaman bunga lainnya seperti calla lily, lily, gerbera, anthurium andreanum, dan leather leaf. 

13. Bukit Flora 


Obyek wisata di Pasuruan ini berlokasi sekitar 3 km dari kawasan Nongkojajar, tepatnya yaitu di Desa Tutur, Kec. Tutur, kab. Pasuruan. Letaknya yang berada pada dataran tinggi yaitu sekitar 700 meter dpl, sangat tepat sebagai tempat rekreasi keluarga karena berhawa sejuk dan nyaman. Selain melihat keindahan aneka bunga yang ada di Bukit Flora, wisatawan juga bisa menikmati fasilitas outbound seperti titian tali, flying fox, dan sebagainya. 

14. Finna Golf & Club Resort


Dikenal dengan Finna Golf And Country Club Resort, obyek wisata yang cukup prestis dengan luas 6,345 M ini menjadi salah satu tujuan wisata populer yang banyak dikunjungi di Pasuruan. Terletak di daerah yang sejuk dekat dengan pegunungan Welirang dan Penanggungan.
15. Air Terjun Gumandar


Air Terjun Gumandar ini cukup unik karena tidak mempunyai aliran sungai untuk mengaliri air yang dijatuhkan dari atas tebingnya, namun langsung masuk ke tanah untuk diserap dan kemudian keluar lagi lewat sumber air disekitar pemukiman penduduk. Tak jauh dari Air Terjun Gumandar terdapat air terjun lain dengan nama Air Terjun Deleg.  Keberadaan air terjun ini sekitar 11 km dari Kaliandra, Pusat Pendidikan Alam dan Budaya.

16. Air Terjun Sumber Nyonya


Air Terjun Sumber Nyonya ini merupakan air terjun yang tergolong aman karena air tidak langsung jatuh ke tanah, dimana air yang jatuh terlebih dahulu mengenai bebatuan yang berada di tingkat yang lebih rendah, sehingga tidak ada tempat yang dalam di sekitar hempasan air. Air terjun ini terletak di areal perkebunan kopi penduduk. Keberadaan air terjun ini tidak jauh dari Wanawisata Bukit Flora.

17. Air Terjun Coban Cemoro Gading


Coban Cemoro Gading merupakan air terjun tertinggi di kawasan Nongkojajar. Sama seperti Air Terjun Sumber Nyonya, Coban Cemoro Gading juga tergolong tidak berbahaya sebab air yang jatuh langsung mengenai batu sehingga tidak ada tempat kubangan air yang dalam. Tempat ini tergolong sulit dijangkau karena letaknya yang sangat jauh.
.
18. Air Terjun Coban Waru


Coban Waru juga dikenal sebagai Coban Joyo atau juga Coban Wonosari. Coban ini memiliki ketinggian sekitar 25 meter.  Curah hujan di kawasan ini rata-rata 1.800 mm/th dengan bulan basah antara November sampai Maret dan bulan kering antara bulan April hingga Oktober yang mencapai suhu sekitar 22°C. Tempat ini sangat cocok untuk melepaskan kepenatan dari aktivitas sehari-hari. Kondisi alamnya yang masih perawan dan udaranya yang sejuk akan membuat pikiran lebih tenang dan tidak ingin beranjak dari tempat ini.

19. Air Terjun Coban Baung


Coban Baung memiliki ketinggian sekitar 100 m dan terletak di dalam Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Baung yang memiliki luas 195,50 Ha.  Air terjun ini bergandengan dengan Kebun Raya Purwodadi di sebelah barat dan merupakan pertemuan dua aliran sungai, yaitu Sungai Welang dan Sungai Beji. Selain Coban Baung, di sisi timur lokasi terdapat empat buah air terjun dengan ketinggian 10 – 20 meter yang terletak di sepanjang aliran Sungai Beji.

20. Air Terjun Rambut Moyo

Nama Rambut Moyo konon berasal dari nama makam Mbah seorang  tokoh yang namanya diabadikan untuk identitas air terjun tersebut.  Sesuai dengan namanya, aliran air terjun ini mirip rambut, tipis namun tersebar banyak.  Di bebatuan yang dilewati aliran air terjun banyak ditumbuhi lumut tebal berwarna hijau dengan banyak batu-batu besar berserakan disekitarnya. 

21. Air Terjun Kakek Bodo


Air Terjun Kakek Bodo berada di ketinggian 850 m dpl dan memiliki terjunan air sekitar 40 m.  Air terjun ini berada di kawasan wisata Tretes di lereng Gunung Welirang di pegunungan Prigen, Jawa Timur, tepatnya dalam kawasan hutan lindung di RPH Prigen, BKPH Lawang Barat, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan.

22. Air Terjun Putuk Truno


Air Terjun Putuk Truno memiliki ketinggian air sekitar 45 m dan berada kaki Gunung Welirang dan Arjuno.  Air Terjun berada kawasan wisata Tretes dan berjarak hanya sekitar 400 m dari Air Terjun Kakek Bodo. Konon, nama air terjun ini diambil dari mitos seseorang yang bernama Joko Truno, seseorang yang bertapa disekitar lokasi air terjun hingga menjelma menjadi ular (Putuk).

23. Air Terjun Alap-alap


Air Terjun Alap alap berada di atas Air Terjun Kakek Bodo dimana masih di sekitar area pegunungan Gunung Arjuno dan Welirang.  Ketinggian air terjun ini sekitar 40 m dengan tiga tingkatan. Debit terjunan air tidaklah besar dan mengalir melewati sela-sela tebing batu.  Di bawah kucuran ini terdapat kolam yang menampung air dengan luas sekitar 60 m2.

24. Air Terjun Tundo Pitu

122221414.jpg

Air Terjun Tundo Pitu terletak beberapa meter dari jalan utama Puspo-Tosari  dinamakan Air Terjun Tundo Pitu karena air terjun tersebut berlekuk tujuh. tapi sayang letaknya sangat terisolir karena ada ditengah hutan lebat tidak bnyak orang yg tahu lokasi tempat air terjun indah ini. 

25. Saygon Waterpark


Saygon Water Park adalah wisata taman air yang unik dan beda dengan water park yang lain. Waterpark yang berada di sengon Kecamatan Purwosari Pasuruan ini bisa menjadi tujuan utama anda berlibur bersama keluarga. Mudah dicapai dari arah Surabaya-Malang, cukup 2menit dari perempatan Sengon. Dibangun di atas lahan yang cukup luas, menawarkan pilihan wahana untuk segala usia. Wahana Pesawat dan Wahana air diantaranya adalah kolam ombak,kolam arus,waterpark anak, slide kecepatan ekstrim, slide terbuka dan tertutup, twister,dan masih banyak yang lainnya.

wisata di blitar

1. Agrowisata Karangsari

Agrowisata Karangsari
Agrowisata Karangsari
Apa sih yang khas dari Blitar? Ternyata selain rambutan, Blitar juga terkenal dengan buah belimbingnya. Buah dengan bentuk bintang berwarna kuning ini ternyata sudah menjadi buah primadona di Blitar lho. Anda bahkan bisa mengunjungi agrowisata blimbing di Blitar, atau tepatnya di Desa Karangsari, Kecamatan Sukorejo.
Di Agrowisata Karangsari ada dua jenis belimbing yang dibudidayakan yaitu jenis bangkok dan Filipina. Di sini, Anda bisa memetik sendiri belimbing yang akan Anda bawa pulang atau Anda juga bisa membeli oleh-oleh khas berbahan belimbing seperti dodol, manisan, keripik, sirup hingga selai.

2. Penangkaran Rusa Maliran

Penangkaran Rusa Maliran
Penangkaran Rusa Maliran
Mencari tempat wisata yang cocok untuk bersantai dengan keluarga? Penangkaran rusa di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, ini sepertinya cocok bagi Anda.
Anda akan menemukan 200 ekor rusa yang hidup bebas berkeliaran di sana. Biaya retribusi yang harus Anda bayar juga sangat murah, hanya 2.000 Rupiah per orang dewasa dan 1.000 Rupiah untuk anak-anak. Di dalam penangkaran rusa terdapat gazebo, taman bermain dan warung makan bagi Anda yang ingin makan setelah lelah berkeliling. Jadi Anda bisa bersantai, piknik sembari menikmati pemandangan kawanan rusa.

3. Pemandian Sumber Udel

Pemandian Sumber Udel
Pemandian Sumber Udel
Mencari wahana air di Blitar tidaklah sulit, salah satu yang bisa Anda kunjungi adalah Pemandian Sumber Udel. Lokasinya ada di Jalan Kali Brantas, Kelurahan Bendo, atau berjarak sekitar 500 meter dari Makam Bung Karno.
Di sini terdapat kolam untuk dewasa dan juga anak. Selain itu, ada panggung gembira, taman untuk bermain dan juga jasa sewa alat renang. Pemandian ini juga sering dipakai untuk perlombaan renang, lho.

4. Istana Gebang

Istana Gebang
Istana Gebang
Istana Gebang merupakan rumah masa kecil dari presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno. Letaknya ada di Jalan Sultan Agung, nomor 29. Terletak di lahan seluas 2 hektar, di dalamnya Anda akan mendapati berbagai ruangan yang masih khas dengan kursi kayu kombinasi rotan.
Di bangunan ini, beragam perabotan memang masih menggunakan model lama jadi Anda akan merasakan atmosfer tempo dulu. Nah, jika Anda berkunjung pada tanggal 6 Juni, Anda akan melihat haul dan juga pertunjukan hiburan rakyat di sana.

5. Pantai Tambakrejo

Pantai Tambakrejo
Pantai Tambakrejo
Blitar ternyata juga punya banyak sekali pantai yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Pantai Tambakrejo yang terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, atau berjarak sekitar 30 km dari pusat kota Blitar.
Pasir yang putih dengan air laut yang biru akan menyambut Anda. Karena ombak di sini tidak begitu besar, maka Anda bisa bersantai sambil bermain air. Ada juga tempat pelelangan ikan segar dengan harga yang murah sekali dibadingkan pasar modern.

6. Pantai Gondo Mayit

Pantai Gondo Mayit
Pantai Gondo Mayit
Pantai Gondo Mayit letaknya tidak terlalu jauh dari Pantai Tambakrejo, pantai ini terletak di sisi timur Pantai Tambakrejo. Untuk mencapai pantai ini, Anda akan melewati bukit dan menyebrangi sungai.
Pantai ini masih sepi dan alami dibandingkan pantai lainnya di Blitar. Bagi Anda yang lapar, terdapat satu warung makanan di sini. Namun sebaiknya Anda membawa bekal makanan sendiri karena kurang bervariasinya makanan yang tersedia di sini.

7. Pantai Jolosutro

Pantai Jolosutro
Pantai Jolosutro
Pantai ini terbilang unik karena memiliki pasir yang berwarna hitam. Untuk bisa mencapai Pantai Jolosutro, Anda harus menempuh jarak sekitar 45 km dari pusat kota atau tepatnya berada di Desa Ringinrejo, Kecamatan Water.
Pantai ini unik karena terletak di teluk kecil di area perbuktian. Di tepian pantai, Anda bisa menemukan batuan karang dengan beragam ukuran. Pantai ini merupakan salah satu pantai favorit di kota Blitar.

8. Arung Jeram Soko

Arung Jeram Soko
Arung Jeram Soko
Arung Jeram Soko adalah lokasi yang tepat bagi Anda yang ingin menguji adrenalin. Tempat wisata ini berlokasi di Kabupaten Blitar.
Di sini, Anda bisa menikmati sungai sepanjang 9 km dengan tingkat kesulitan grade dua dan tiga dalam arung jeram. Wahana ini juga cocok bagi Anda yang merupakan seorang pemula di kegiatan arung jeram.
Tempat wisata ini cocok bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu liburan dengan teman-teman. Psstt, di tantangan terakhir ketika berarung jeram, Anda akan melewati terowongan kecil.

9. Candi Penataran

Candi Penataran
Candi Penataran
Salah satu candi yang terkenal di Blitar adalah Candi Penataran, letaknya di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Di lahan dengan luas 180 x 130 meter ini, Candi Penataran dibagi menjadi tiga wilayah. Pada kawasan pertama Anda akan mendapati Bale Agung, Batur Pendopo, tiga miniatur candi dan candi Angka. Lalu di kawasan kedua, ada Candi Naga dan di kawasan ketiga akan ada candi induknya.

10. Gua Embultuk

Gua Embultuk
Gua Embultuk
Ada juga lho wisata stalakmit dan stalaktit di Blitar, letaknya di Desa Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung. Jika berangkat dari pusat kota, Anda akan menempuh jarak perjalanan sekitar 40 km.
Gua ini memiliki panjang sekitar 1.500 meter dengan lebar tiga meter. Jika Anda ingin menjelajahi gua, ini disarankan memakai alat bantu penerangan dan jangan lupa membawa pakaian ganti. Tempat wisata ini biasanya ramai ketika musim libur tiba.